Blog

  • Satpol PP Kobar Sisir Titik Rawan, PKL di Trotoar dan Badan Jalan Diberi Teguran

    kedai.my.id/, PANGKALAN BUN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar patroli penertiban pada Selasa siang (20/1/2026).

    Kegiatan yang dilakukan oleh Regu 3 ini menyasar sejumlah titik rawan pelanggaran ketertiban umum yang kerap dimanfaatkan pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan.

    Patroli dimulai dengan penyisiran di Jalan Sutan Syahrir, kemudian berlanjut ke kawasan Pasar Indera Sari. Petugas juga mendatangi Jalan Pangeran Antasari di depan Istana Kuning serta Jalan Iskandar tepatnya di depan Untama, yang selama ini menjadi lokasi aktivitas PKL di atas fasilitas umum.

    Dari hasil patroli, petugas menemukan sejumlah PKL yang masih berjualan di atas trotoar dan badan jalan. Keberadaan lapak tersebut dinilai mengganggu arus lalu lintas, mengurangi hak pejalan kaki, serta berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan lainnya.

    Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas Satpol PP memberikan teguran dan imbauan secara langsung kepada para PKL. Mereka diminta untuk tidak berjualan di area yang melanggar aturan serta diarahkan agar segera memindahkan dagangan ke tempat yang telah ditentukan.

    Kasatpol PP Kobar, Syahruni, mengatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan secara persuasif dengan mengedepankan pendekatan humanis.

    “Penertiban ini mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Perda Nomor 22 Tahun 2007 tentang Pengaturan, Penertiban, dan Pengawasan PKL,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).

    Syahruni menegaskan patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin guna menjaga ketertiban dan keindahan kota.

    “Kami berharap para PKL dapat memahami dan mematuhi aturan yang berlaku demi terciptanya lingkungan kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tukasnya.

    Penulis: Yusro

    Editor: Andrian

  • 25 Tahun Menjaga Denyut Mesin, Bengkel Dinamo Cak Mul Bertahan di Tengah Gempuran Era Kendaraan Modern

    kedai.my.id/, PANGKALAN BUN – Di sebuah gang sederhana di Jalan Pasanah, Gang Alpukat, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, berdiri bengkel kecil yang namanya telah akrab di telinga para pemilik mobil lawas.

    Bengkel Dinamo Cak Mul, demikian warga menyebutnya, telah bertahan selama 25 tahun dan tetap eksis di tengah menjamurnya bengkel modern dengan peralatan serba digital.

    Pemiliknya, Mulyono (lebih dikenal sebagai Cak Mul) memulai perjalanan usahanya dari nol. Berbekal pengalaman ikut bekerja di bengkel orang lain, ketekunan dan jam terbang yang panjang akhirnya mengantarkannya membuka bengkel sendiri.

    Dari situlah nama Bengkel Dinamo Cak Mul tumbuh dan perlahan menjadi rujukan, khususnya untuk urusan kelistrikan kendaraan.

    Pada masa awal berdiri, bengkel ini melayani beragam perbaikan kendaraan. Namun, seiring waktu dan perubahan kebutuhan pelanggan, fokus layanan pun bergeser.

    Kini, servis dinamo menjadi pekerjaan utama yang mendominasi aktivitas bengkel setiap harinya, terutama dinamo starter dan dinamo pengisian yang kerap bermasalah.

    Mayoritas kendaraan yang datang adalah mobil-mobil tua dengan usia pakai di atas 10 tahun. Dalam satu hari, Cak Mul mengaku bisa menangani lima hingga tujuh unit servis dinamo, bahkan tak jarang mencapai sepuluh unit.

    Sebagian kendaraan dengan kerusakan berat harus menginap berhari-hari di bengkel kecil tersebut.

    “Kalau sekarang kebanyakan mobil tua. Dinamonya sudah aus, kumparan lemah, atau sikat habis,” ujarnya saat ditemui, Selasa (20/1/2026).

    Menurut Cak Mul, faktor usia kendaraan menjadi penyebab utama kerusakan dinamo. Intensitas pemakaian harian, kondisi cuaca, hingga lingkungan yang lembap turut mempercepat penurunan performa komponen kelistrikan. Kerusakan kerap datang perlahan, namun dampaknya bisa langsung membuat kendaraan mogok.

    Meski persaingan usaha semakin ketat, pengalaman seperempat abad menjadi modal utama bengkel ini untuk tetap dipercaya pelanggan. Rudi, salah satu pelanggan setia, mengaku bengkel Dinamo Cak Mul selalu menjadi andalannya.

    “Sudah langganan saya, orangnya baik dan supel. Pintar menyiasati kerusakan, jadi tidak terlalu banyak biaya,” katanya.

    Ke depan, Cak Mul berkomitmen menjaga kualitas layanan dan tetap setia pada spesialisasi kelistrikan, merawat denyut mesin mobil-mobil tua agar terus bertahan di jalan.

    Penulis: Yusro

    Editor: Andrian

  • Perkuat Ideologi dan Arah Perjuangan, PKS Kalteng Sosialisasikan Konsepsi Dasar Partai 2026

    kedai.my.id/, PALANGKA RAYA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kalimantan Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan kualitas anggota/kader melalui Sosialisasi Konsepsi Dasar Partai Tahun 2026.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendidikan politik tahap I yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

    Kegiatan ini diikuti oleh 155 peserta yang terdiri dari anggota utama se Kalteng, anggota dewasa, dan madya PKS Kabupaten Kotawaringin Barat.

    Sosialisasi ini menjadi ruang strategis untuk meningkatkan pemahaman kader terhadap arah perjuangan dan tata kelola organisasi partai. Sehingga menghasilkan anggota yang memiliki pemahaman yang benar dan berdampak bagi masyarakat dan bangsa.

    Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Kalimantan Tengah, H. Heru Hidayat, M.Pd, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bagian dari upaya sistematis partai dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas anggota agar mampu menjawab tantangan politik yang semakin dinamis.

    “Melalui sosialisasi konsepsi dasar partai ini, PKS ingin memastikan seluruh anggota memahami dan mampu mengimplementasikan AD/ART PKS, Garis Besar Kebijakan Partai (GBKP), Pengarusutamaan Keluarga (PUK), Platform PKS, serta nilai-nilai dasar perjuangan PKS dalam aktivitas kepartaian maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujar Heru Hidayat.

    Menurutnya, pendidikan politik yang berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam membangun partai yang solid, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan rakyat, khususnya di Kalimantan Tengah.

    Sementara itu, Ketua DPW PKS Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman, S.Hut., M.I.Kom, menegaskan bahwa penguatan kapasitas anggota merupakan kunci utama dalam menjaga soliditas dan arah perjuangan partai di tengah dinamika politik nasional dan daerah.

    “PKS memandang pendidikan politik sebagai investasi jangka panjang. Dengan kader yang paham arah, aturan, dan platform partai, maka kerja-kerja politik PKS akan lebih terukur, profesional, dan berdampak nyata bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Sirajul Rahman.

    Senada dengan itu, Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS Kalimantan Tengah, Misbahul Munir, menekankan pentingnya dimensi nilai dan etika dalam setiap aktivitas kepartaian.

    “Konsepsi dasar partai bukan hanya soal struktur dan kebijakan, tetapi juga menyangkut nilai-nilai moral, integritas, dan akhlak politik. Ini menjadi pembeda dan kekuatan utama PKS dalam berjuang melayani umat dan bangsa,” ungkap Misbahul Munir.

    Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS, yang akan memberikan penguatan strategis terkait arah perjuangan nasional PKS serta konsistensi ideologi partai dalam menghadapi tantangan zaman.

    Melalui sosialisasi ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsepsi dasar partai secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kerja-kerja organisasi, pelayanan publik, dan pengabdian kepada masyarakat

    Sosialisasi Konsepsi Dasar Partai Tahun 2026 ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas ideologis dan organisatoris anggota, tetapi juga memperkuat militansi, loyalitas, serta kemampuan kader PKS dalam menjalankan peran strategis di tengah masyarakat.

    Dengan mengusung tema “Upgrade Kapasitas Anggota”, PKS Kalimantan Tengah menegaskan arah gerak partai yang adaptif, progresif, dan konsisten menghadirkan politik yang bersih, peduli, profesional dan negarawan sebagai solutif bagi masyarakat dan bangsa. (**)

    Editor: Andrian

  • Bidik Juara Umum, PERPANI Kobar Gelar Seleksi Terbuka Tim PORPROV XIII

    kedai.my.id/, PANGKALAN BUN – Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Kotawaringin Barat resmi menggelar seleksi terbuka untuk membentuk tim Porprov XIII. Agenda ini akan dilaksanakan pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026 di lapangan sepak bola Lanud Iskandar, Pangkalan Bun.

    Seleksi dimulai pukul 08.00 WIB sampai selesai dan terbuka bagi atlet yang tergabung dalam klub panahan resmi, serta masyarakat umum yang berdomisili di Kalimantan Tengah dengan menunjukkan KTP atau KK. Kebijakan ini diambil untuk memperluas penjaringan talenta potensial di cabang olahraga panahan.

    Dalam seleksi tersebut, PERPANI Kobar mempertandingkan empat divisi utama, yakni Standar Nasional jarak 40 meter, Recurve jarak 70 meter, Compound jarak 50 meter, dan Barebow jarak 50 meter. Setiap nomor menjadi indikator penting dalam menilai kesiapan atlet menuju level kompetisi provinsi.

    Sekretaris PERPANI Kobar, Salim yang akrab dikenal dengan sebutan Salim Punya Gae, mengatakan pihaknya menargetkan pembentukan tim inti sebanyak 28 atlet.

    Dari tim tersebut, PERPANI Kobar memasang target ambisius dengan membidik perolehan 40 persen dari total medali yang diperebutkan pada Porprov XIII.

    “Panahan Kobar terus menunjukkan perkembangan signifikan. Untuk mewujudkan target juara umum, kami membuka seleksi seluas-luasnya agar seluruh insan panahan di Kobar bisa berpartisipasi dan menunjukkan kemampuannya,” ujar Salim, Senin (19/1/2026).

    Ia menegaskan, proses seleksi telah dirancang dengan sistem dan formula yang terukur. Atlet yang dinyatakan lolos tidak hanya dinilai dari aspek teknik, tetapi juga mental dan daya saing, sebelum nantinya menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan menghadapi Porprov XIII.

    Penulis: Yusro

    Editor: Andrian

  • Warga Geram, Sampah Liar Numpuk di Jalur Simpang Bundaran Obor-Pinang Merah

    kedai.my.id/, PANGKALAN BUN – Warga yang kerap melintas di ruas jalan simpang Bundaran Obor tembus ke Jalan Pinang Merah, Pangkalan Bun, dibuat geram oleh ulah oknum tak bertanggung jawab yang membuang sampah sembarangan. Tumpukan sampah rumah tangga terlihat di sejumlah titik, menimbulkan bau menyengat dan pemandangan yang jauh dari kata nyaman.

    Kondisi tersebut dinilai semakin memprihatinkan karena lokasi pembuangan liar berada di jalur yang cukup ramai dilalui masyarakat. Setiap hari, warga yang melintas harus menghirup aroma tak sedap, terutama saat cuaca panas atau setelah hujan.

    Ironisnya, pemerintah daerah disebut telah menyediakan tempat pembuangan sampah resmi di wilayah tersebut.

    Ahmad Yani, salah seorang warga yang sering melewati jalan itu, mengaku kesal melihat persoalan yang tak kunjung selesai. Menurutnya, lokasi tersebut secara administratif masuk wilayah Kelurahan Madurejo, meski ia belum mengetahui secara pasti berada di RT mana.

    “Dampaknya sangat buruk dan tidak nyaman. Baunya setiap hari tercium oleh orang yang lewat di sini,” ujarnya, Senin (19/1/2026).

    Ia menilai lemahnya pengawasan menjadi salah satu penyebab perilaku membuang sampah sembarangan terus berulang. Ahmad Yani pun berharap peran aktif ketua RT setempat untuk memantau warganya maupun aktivitas di sepanjang jalan tersebut.

    “Ini seperti luput dari pantauan, baik warga sekitar maupun netizen,” katanya.

    Sebagai bentuk kepedulian, Ahmad Yani mengaku sengaja mengunggah kondisi tersebut ke media sosial agar masyarakat lebih sadar.

    Ia berharap langkah itu bisa membuka mata bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif, bukan semata tugas pemerintah.

    Warga pun mengimbau agar oknum pembuang sampah segera menghentikan kebiasaan buruk tersebut. Selain mencemari lingkungan, sampah liar berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dan merusak kenyamanan publik.

    “Sadarlah wahai saudaraku. Lingkungan bersih untuk kita semua,” tutup Ahmad Yani.

    Penulis: Yusro 

    Editor: Andrian

  • Buka Musrenbang Pangkalan Banteng, Nurhidayah Tegaskan Arah Pembangunan 2027

    kedai.my.id/, PANGKALAN BUN – Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah, S.H., M.H. secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pangkalan Banteng, Senin (19/1). Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Camat tersebut menjadi bagian penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

    Dalam sambutannya, Nurhidayah menekankan bahwa Musrenbang merupakan ruang strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah.

    “Setiap usulan program benar-benar berangkat dari kebutuhan riil warga dan tidak sekadar bersifat formalitas tahunan,” tuturnya.

    Menurut Nurhidayah, penyusunan RKPD 2027 mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, di mana tahun 2027 merupakan fase penting dalam menjaga konsistensi arah pembangunan. Karena itu, seluruh usulan harus sejalan dengan visi, misi, serta sasaran pembangunan daerah.

    Ia juga mengakui bahwa keterbatasan fiskal daerah akibat penyesuaian kebijakan keuangan pada 2026 menjadi tantangan tersendiri.

    “Pemerintah daerah tetap optimistis mampu menjalankan program pembangunan melalui penetapan skala prioritas yang tepat dan terukur,” kata Bupati.

    Adapun tema pembangunan Kabupaten Kotawaringin Barat tahun 2027 adalah Pemerataan Kualitas Infrastruktur Dasar dan Infrastruktur Ekonomi Berkelanjutan untuk Percepatan Pembangunan Ekonomi Inklusif. Fokus prioritas meliputi pemerataan infrastruktur, peningkatan konektivitas wilayah, penguatan lingkungan hidup, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

    Nurhidayah berharap Musrenbang Kecamatan Pangkalan Banteng dapat melahirkan kesepakatan prioritas pembangunan yang berbasis data dan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa.

    Penulis: Yusro

    Editor: Andrian

  • Bupati Kobar Sambut Munas IX RAPI 2026, Tegaskan Sinergi untuk Ketahanan Informasi Daerah

    kedai.my.id/, PANGKALAN BUN – Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah menyambut langsung pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) IX Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Tahun 2026 yang digelar di Aula Serbaguna Antakusuma, Pangkalan Bun, pada 17–18 Januari 2026.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan RAPI dalam mendukung ketahanan informasi dan pelayanan komunikasi bagi masyarakat.

    Menyampaikan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah, Hj Nurhidayah mengucapkan selamat datang kepada seluruh ketua RAPI daerah se-Indonesia beserta para utusan provinsi.

    Ia menyebut kepercayaan menjadikan Kalimantan Tengah, khususnya Kotawaringin Barat, sebagai tuan rumah Munas IX RAPI merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat daerah.

    Menurut Bupati, Munas IX RAPI merupakan forum tertinggi organisasi yang akan menentukan arah kebijakan, program kerja, serta kepemimpinan nasional ke depan.

    “Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan forum musyawarah ini secara optimal dengan mengedepankan kebersamaan, soliditas organisasi, dan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” ujarnya.

    Pelaksanaan Munas IX RAPI di Kotawaringin Barat merupakan hasil ketetapan dan keputusan pengurus nasional RAPI. Kegiatan nasional ini dihadiri oleh perwakilan dari 33 provinsi dari total 35 provinsi yang terdaftar, dan menjadi momentum penting konsolidasi organisasi di tingkat nasional.

    Ketua RAPI Kotawaringin Barat, Rachmat Soni, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat terhadap penyelenggaraan Munas IX.

    “Perhatian dan fasilitasi yang diberikan pemerintah daerah menjadi faktor utama kelancaran kegiatan berskala nasional tersebut,” ungkapnya.

    Sementara itu, Ketua Umum RAPI H. Riza Fachrial mengapresiasi dukungan Bupati Kotawaringin Barat dan seluruh jajaran pemerintah daerah.

    Ia berharap Munas IX RAPI mampu memperkuat soliditas organisasi, menjunjung tinggi kode etik, serta meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, penguatan ketahanan informasi, dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan ke depan.

    Penulis: Yusro

    Editor: Andrian 

  • Munas IX RAPI 2026 Digelar di Kobar, Perkuat Persatuan Nasional dan Sinergi Kebencanaan

    kedai.my.id/, PANGKALAN BUN – Musyawarah Nasional (Munas) IX Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Tahun 2026 resmi dibuka di Aula Serbaguna Antakusuma, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Jumat (17/1/2026).

    Forum tertinggi organisasi komunikasi radio ini akan berlangsung selama dua hari hingga 18 Januari 2026, dengan agenda strategis yang menentukan arah organisasi ke depan.

    Penunjukan Kotawaringin Barat sebagai tuan rumah Munas IX RAPI merupakan hasil keputusan pengurus nasional. Kepercayaan ini menjadi penegasan bahwa Kobar dinilai siap mendukung agenda nasional, sekaligus menunjukkan peran penting daerah dalam penguatan komunikasi masyarakat, terutama pada sektor informasi dan kebencanaan.

    Ketua RAPI Kotawaringin Barat, Rachmat Soni, mengungkapkan bahwa Munas kali ini dihadiri oleh perwakilan dari hampir seluruh penjuru Indonesia.

    “Dari 35 provinsi yang terdaftar, sebanyak 33 provinsi hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan secara aktif,” ujarnya.

    Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat atas dukungan penuh yang diberikan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan Munas.

    Apresiasi serupa disampaikan Ketua Umum RAPI, H. Riza Fachrial. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi cerminan sinergi yang kuat antara RAPI dan pemerintah dalam membangun sistem komunikasi yang andal di tengah masyarakat.

    Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah, atas fasilitasi dan dukungan maksimal sehingga Munas IX RAPI dapat terselenggara dengan lancar.

    Bupati Kotawaringin Barat, Hj Nurhidayah, yang hadir sekaligus membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah, menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta Munas dari berbagai daerah.

    “Kepercayaan menjadikan Kalimantan Tengah sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kobar,” tuturnya.

    Dalam sambutannya, ditegaskan bahwa Munas IX RAPI memiliki peran penting dalam merumuskan kebijakan organisasi, menyusun program kerja, serta menentukan kepemimpinan nasional ke depan.

    Pemerintah daerah berharap forum ini menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi, menjunjung tinggi kode etik, serta mempererat sinergi dengan pemerintah. Dengan semangat

    “Rukun di Udara, Akrab di Darat, Iman di Hati”, RAPI diharapkan terus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan.

    Penulis: Yusro

    Editor: Andrian

  • Satlantas Polres Kobar Raih Juara II Operasi Zebra Telabang 2025

    kedai.my.id/, PANGKALAN BUN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotawaringin Barat (Kobar) menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara II dalam pelaksanaan Operasi Zebra Telabang Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan atas kinerja yang dinilai baik, konsisten, serta tepat sasaran dalam meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

    Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Theodorus Priyo Santosa melalui Kasatlantas AKP Sugeng menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel Satlantas yang menjalankan operasi secara terukur dan berkelanjutan.

    Menurutnya, pelaksanaan Operasi Zebra Telabang 2025 di wilayah Kobar tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, seperti edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat serta pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan.

    “Selain itu, kegiatan penegakan hukum (gakkum) tetap dilaksanakan secara profesional dan humanis, sehingga tujuan operasi benar-benar tercapai tanpa menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujar AKP Sugeng, Sabtu (17/1).

    Ia menambahkan, hasil optimal yang diraih Satlantas Polres Kobar mencerminkan komitmen kepolisian dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

    Ke depan, Satlantas Polres Kobar berkomitmen untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja, agar keselamatan berlalu lintas di wilayah Kotawaringin Barat dapat terus terjaga secara berkelanjutan.

    Penulis: Yusro

    Editor: Andrian 

  • Antusias Jamaah Membludak, Pemkab Kobar Gelar Isra Mikraj 1447 H Bersama Gus Iqdam

    kedai.my.id/, PANGKALAN BUN – Antusiasme masyarakat tampak begitu besar saat Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar) menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Agung Riyadlush Shalihin, Pangkalan Bun, Jumat (16/1).

    Sejak sore hari, jamaah dari berbagai kalangan mulai memadati masjid hingga halaman, menciptakan suasana religius yang khidmat dan penuh kekhusyukan.

    Kegiatan keagamaan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah, Wakil Bupati Suyanto, S.H., M.H., jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah.

    Kehadiran unsur pimpinan daerah menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai keislaman.

    Peringatan Isra Mikraj kali ini terasa istimewa dengan hadirnya penceramah nasional H. Muchamad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam. Sosok dai muda yang dikenal dengan dakwah menyejukkan itu berhasil menarik perhatian jamaah, khususnya generasi muda, yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

    Dalam sambutannya, Bupati Nurhidayah menegaskan bahwa Isra Mikraj merupakan peristiwa agung yang sarat makna spiritual.

    Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum ini sebagai sarana muhasabah diri untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

    “Peringatan Isra Mikraj bukan hanya mengenang perjalanan Rasulullah SAW, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya shalat, akhlakul karimah, serta kepedulian sosial dalam membangun masyarakat yang harmonis,” ujar Nurhidayah.

    Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Kobar dalam mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat yang religius.

    Sementara itu, tausiyah Gus Iqdam disampaikan dengan bahasa yang sederhana, penuh hikmah, dan sarat pesan keikhlasan. Gema shalawat yang mengiringi ceramah menambah suasana haru dan menenangkan, membuat jamaah larut dalam pesan-pesan cinta kepada Rasulullah SAW.

    Melalui peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah ini, Pemkab Kobar berharap ukhuwah islamiyah antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin erat, serta nilai-nilai keislaman dapat terus hidup dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat di Kotawaringin Barat.

    Penulis: Yusro

    Editor: Andrian