Solidaritas Bencana, Hiburan Festival Barito Utara Dibatalkan

kedai.my.id/ MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) memutuskan membatalkan seluruh rangkaian hiburan dalam Festival Barito Utara Tahun 2025.

Pembatalan tersebut meliputi kegiatan musik, pertunjukan kesenian, hingga penampilan artis yang sebelumnya dijadwalkan memeriahkan agenda tahunan daerah itu.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat di Aceh dan Sumatera yang tengah terdampak bencana alam.

Kepala Disbudparpora Barito Utara, Hj. Annisa Cahyawati, M.Si., mengatakan kebijakan tersebut merupakan arahan langsung dari Bupati Barito Utara.

Menurut Annisa, pemerintah daerah menilai situasi bencana yang menimpa sejumlah wilayah di Indonesia perlu disikapi dengan kepekaan dan kepedulian bersama.

“Segala kegiatan hiburan yang telah direncanakan dibatalkan. Saat ini kita bersama-sama berduka dan menunjukkan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang mengalami musibah,” ujar Annisa di Muara Teweh.

Ia menjelaskan, pembatalan hiburan dilakukan meskipun persiapan teknis Festival Barito Utara telah berjalan.

Namun, kata dia, nilai kemanusiaan dinilai jauh lebih penting dibandingkan pelaksanaan hiburan dan perayaan.

Selain membatalkan rangkaian hiburan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga berencana menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.

Bantuan tersebut akan dikoordinasikan melalui instansi terkait dan disesuaikan dengan kebutuhan di lokasi terdampak.

Annisa berharap langkah yang diambil pemerintah daerah dapat menjadi wujud nyata solidaritas masyarakat Barito Utara.

Ia juga meminta pengertian dari para pelaku seni, pengisi acara, serta pihak-pihak yang sebelumnya terlibat dalam festival.

Menurutnya, keputusan ini bukan untuk mengesampingkan sektor seni dan budaya, melainkan sebagai sikap empati di tengah situasi duka nasional.

Pemerintah daerah menilai dukungan moral dan kemanusiaan menjadi pesan utama yang ingin disampaikan melalui kebijakan tersebut.

Annisa menegaskan, kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari nilai sosial yang harus dijaga bersama.

“Kemanusiaan menjadi prioritas utama. Semoga perhatian dan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera,” tutupnya.

Pemkab Barito Utara berharap masyarakat dapat mendukung keputusan ini dan bersama-sama mendoakan agar para korban bencana diberi kekuatan serta keselamatan. (Shp/Maulana Kawit)

Share it